Cara Pindah Mikhmon dari Termux atau Komputer Lokal ke Server
Pindahkan tempat menjalankan aplikasi setelah menyimpan konfigurasi dan menyiapkan jalur VPN ke router. Uji akses, profil, template, dan laporan pada server baru sebelum menghentikan instalasi lama; jangan mereset router untuk memindahkan aplikasi.
Berlaku untuk: Mikhmon V3 ยท Mikhmon Pro
- Kategori
- Koneksi & Setup
- Waktu baca
- 2 mnt
- Terbit
- Diperbarui
- Bahasa
- Indonesia
Catat yang berada di aplikasi dan yang berada di router
Akun Hotspot berada di MikroTik, sedangkan konfigurasi sesi, logo, dan template dapat berada pada instalasi aplikasi. Catat lokasi router, alamat koneksi, versi aplikasi, serta template yang dipakai.
Simpan backup instalasi lama di tempat pribadi. Berkas konfigurasi bisa memuat kredensial; jangan mengirim seluruh folder ke forum atau menaruhnya di tautan publik.
Siapkan server baru tanpa mengganggu jalur lama
Pilih server yang bisa menjalankan versi aplikasi tujuan. Jika berpindah dari V3 ke Pro V5, perlakukan template dan pengaturan sebagai pemeriksaan kompatibilitas, bukan salinan yang pasti langsung cocok.
Hubungkan router melalui VPN remote dan gunakan alamat tunnel pada sesi baru. Jangan mengganti API menjadi terbuka ke internet agar server baru mudah mengaksesnya.
Coba satu alur sebelum menghentikan Termux
Dari browser HP, buka alamat baru, cari akun yang sudah ada, buat satu voucher uji, lalu periksa halaman cetak dan pencatatan yang dibutuhkan. Pastikan nama router dan profil cocok.
Setelah hasil sesuai, pindahkan bookmark anggota tim dan hentikan server lokal. Simpan salinan lama untuk pemulihan. Hindari mengubah profil atau menjalankan pembersihan dari dua instalasi sekaligus selama perpindahan.
Jika server lama sering berhenti
Periksa apakah proses berhenti ketika layar mati, jaringan berubah, atau perangkat kehabisan daya. Memindahkan aplikasi ke server dapat mengurangi ketergantungan pada perangkat itu, tetapi router dan jalur VPN tetap perlu aktif.
Armbian atau OpenWrt pada STB tetap memerlukan pemeriksaan listrik, penyimpanan, jaringan, dan layanan aplikasi. Jangan menganggap semua kegagalan server lokal punya penyebab yang sama.